Sepiring mi goreng instan tersaji di hadapanku, asapnya yang tipis meliuk liuk lalu menghilang Aku sendiri tidak tahu sejak kapan aku suka sekali dengan makanan yang konon berbahaya ini Mungkin sejak aku memerlukan teman instan, yang bisa datang kapan saja saat aku membutuhkannya dan pergi tanpa banyak bicara Tapi sejak kapan kau boleh makan temanmu h.
289 Sebagian orang menyebutnya meracau, berbicara yang tidak jelas kacau, tapi cara berpikir seperti ini tidak dimiliki banyak orang, cara berpikir yang seringkali out of the box Aku, adalah tokoh yang banyak ngomel dengan pikirannya tentang segala yang ada di hadapan, bahkan yang sekadar terlintas Kamu, sahabat si Aku yang awalnya dengan pikiran kliseku kupikir adalah seorang perempuan yang akan menjalin romantika dengan Aku, ternyata salah besar.
Aku dan Kamu, dua remaja SMA yang menggeluti dunia dengan cara Sial Berkali kali saya mengucap kata tersebut selama membaca buku ini Dio berhasil, sangat berhasil meludahi seseorang, sistem, dan kehidupan dengan sopan melalui novel ini.
Saya sudah menyelesaikan novel ini beberapa menit lalu, dan saya masih terengah engah bahkan cemasss sampai dengan saat ini Absurd bla bla bla.
Saya curiga sekaligus yakin, aku dan Kamu adalah bifurkasi diri Dio sendiri.
Resensi LengkapnyaDirekomendasikan oleh Rizky Nindy Lestari alias Munyi yang katanya bisa bikin baper Alih alih baper, aku malah merasa buku ini menakjubkan dengan caranya sendiri Buku ini tidak menjual kisah cinta atau cerita mengenai remaja yang mencoba untuk meraih cita citanya Cerita dalam buku ini unik Narasinya begitu mengalir Dan memang benar, cerita yang tertulis bisa jadi tidak perlu dipercaya.
Setiap tokoh yang ada di dalam cerita ini seakan akan menjadi suatu antitesis dari apa yang banyak kita ketahui tentang hidup dan yang ada di dalamnya Mereka mempertanyakan kembali apa yang selama ini kita yakini sebagai sebuah kebenaran Ketika berpelukan, kami tentu tidak bisa melihat wajah satu sama lain Betul betul cara terbaik untuk menyembunyikan perasaan masing masing Ia tidak perlu melihat wajahku yang ke



Sudah lama saya mengincar novel ini, tetapi 9 bulan lalu saat saya akhirnya memiliki buku bersampul biru dengan font kuning ini, saya justru tidak segera membacanya Dan malah mendapat kesempatan membaca di sela bedrest.
Awalnya, saya mengira novel ini bercerita mengenai romansa sejoli semasa SMA yang dibumbui humor ringan Tapi ternyata perkiraan saya seratus persen terbantahkan Buku ini justru berisi pemahaman mengenai kehidupan Dio berhasil membuat peta yang mampu saya pahami, bahkan berulang kali saya harus membelalakkan mata sambil berteriak dalam hati, Ah, iya Setuju Ada benarnya juga.
dll.
Berulang kali pula perasaan dan imajinasi saya dibawa naik turun oleh bab demi bab dalam novel ini Emosi yang diciptakan oleh Dio berhasil setidaknya pada saya membuat pembaca ingin buru buru m Kemasan buku ini bukan selera saya Tapi, inilah buku prosa Indonesia yang paling saya nikmati tahun ini Saya suka cara Sabda Armandio bercerita Saya ingin membaca lebih banyak novel Indonesia seperti ini.
Seorang bertuhan seharusnya membangun jembatan, bukan dinding Membangun tanah lapang, bukan menara Sebab keimanan seharusnya menghubungkan, bukan membatasi Meluas, bukan meninggi Kamu, hlm 74 75 Entahlah ini buku macam apa, tapi saya suka banget Dasar Dio random.
À Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya  Salut Pekan Menjelang Ujian Nasional, Seorang Siswa SMA Bolos Sekolah Untuk Kali Pertama Demi Menolong Temannya Yang Bernama Kamu Kamu Bilang Ini Persoalan Gawat Dan Ia Benar Benar Butuh Bantuan Untuk Mencari Sebuah Sendok Begitulah Mulanya, Dan Perlahan, Satu Demi Satu, Jalinan Peristiwa Yang Mengubah Hidup Keduanya TeruraiDitulis Dalam Tradisi Panjang Novel Novel Coming Of Age Seperti The Catcher In The Rye Karya JD Salinger Dan The Adventures Of Hucklebery Finn Karya Mark Twain, KAMU Menampilkan Keunikan Pikiran Serta Cara Karakter Karakternya Yang Remaja Dalam Memandang Dunia, Menyoroti [ Pdf Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya Þ menage PDF ] by Sabda Armandio â Pilihan Pilihan Yang Mereka Ambil, Keyakinan, Keragu Raguan, Cinta, Kesedihan, AmarahMenjadi Dewasa Adalah Proses Penting Yang Pasti Dialami, Namun Belum Tentu Dipahami, Oleh Semua Orang Karya Sabda Armandio Ini Menawarkan Pengalaman Baru Sekaligus Kesempatan Untuk Berpikir Ulang , Baik Bagi Para Pembaca Dewasa Maupun Pembaca Pembaca Muda Dan Di Atas Semuanya, KAMU Adalah Sebuah Novel Yang Enak Dibaca worth it buat dikoleksi dan di re read Saya bisa mengenali buku bagus atau tidak dari halaman pertama, meskipun baru dua buku doang yang saya jadikan riset yang payah ini Pertama, saat membaca halaman pertama Memori Windry Ramadhina, dan novel ini, yang saya baca di toko buku Tisera Jatinangor yang sekarang sudah entah jadi apa Keinginan membaca buku ini sudah lama, tapi Moka Media baru mengabulkannya bulan kemarin Buku ini dengan kumpulan cerita Matinya Burung burung sampai di kantor Buku Kamu saya baca di KRL, dan buku satunya saya baca diam diam di kubikel.
Cerita ini memang tidak bisa dipercaya Tapi paham paham yang disampaikan di sini sejenis tuntunan hidup yang sebagian terlambat kita sadari untuk dilakukan Sebagian lagi kita iakan karen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *